Literasi Media

Kamis, 24 Mei 2012

Kaur Kirim 10 Siswa ke Inggris


KAUR_Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kaur akan menyeleksi siswa teladan atau berprestasi tingkat SMA/SMK/MA untuk disekolahkan ke Inggris. Dimulai 7 Mei hingga 9 Mei, Dispenbud menerima pendaftaran. Dilansir Bengkulu Ekspress (Rabu, 9/5), Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dispenbud Kaur Japilus, M. Pd didampingi Kepala Seksi Kesiswaan Dispenbud Kaur Jarnawi M. Pd mengatakan, verifikasi dilakukan pada 10 – 11 Mei.
Lalu, pengumuman 32 besar pada 12 Mei, pemberian materi terhadap 32 besar oleh Unib pada 15-16 Mei, lalu 17 Mei diadakan tes tertulis dan pengumuman 20 besar. Setelah itu, mereka dikarantina di Unib hingga penyeleksian 10 besar. “Seleksi dilakukan Unib untuk 10 siswa yang akan diberangkatkan ke Inggris, mereka akan sekolah di sana dengan anggaran APBD Kaur,” kata Jarnawi.
Jarnawi menambahkan, sekolah berakreditasi A boleh mendaftarkan 12 siswa, sekolah berakreditasi B sebanyak 9 siswa dan akreditasi C sebanyak 6 siswa. Hingga Selasa (8/5), siswa yang mendaftar sebanyak 24 orang. Semuanya berasal dari SMAN 1 Kaur.

Stasiun Tv Lokal Bakal Jadi Enam


BENGKULU_Stasiun televisi lokal di Bengkulu bakal berjumlah enam menyusul kehadiran Bengkulu Televisi (BTV), Rakyat Bengkulu Televisi (RBTV) dan EsaTV. Tiga stasiun televisi tersebut adalah TV8, Bengkulu Ekspres Televisi (BETV) dan SindoTV.
“Ada tiga televisi lokal yang akan bertambah di Bengkulu yang sekarang dalam proses penerbitan izin siarannya,” kata Komisioner KPID Bengkulu Bidang Perizinan Fajri Anshori, seperti dilansir www.antarabengkulu.com (Jumat,11/5).
Fajri mengatakan, proses perizinan terhadap tiga tv lokal tersebut bertahap sesuai pengajuan berkas. Untuk BETV, sudah mmenyelesaikan proses evaluasi dengar pendapat.
Hasil evaluasi dengar pendapat, BETV sudah layak siar dan diteruskan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika serta KPI pusat untuk penerbitan izin siaran.

Sedangkan TV8 masih dalam proses tahap kedua setelah penyampaian berkas persyaratan untuk mendapat izin layak siar yakni verifikasi faktual, berupa tempat, peralatan dan manajemen calon televisi. Sementara SindoTV masih dalam proses pengajuan berkas permohonan izin kepada KPID Bengkulu. 

PKS BERENCANA USUNG KANEDI-DANI


BENGKULU_Sesuai jadwal, KPU menerima pendaftaran balon Walikota dan Wakil Walikota jalur parpol pada 4 – 10 Juni 2012. Kabar terbaru, PKS akan mengalihkan dukungan ke calon incumbent Ahmad Kanedi, SH, MH. Surat penetapan tertulis dari DPP memang belum turun, namun secara lisan sudah ada deal politik antara tim Kanedi dan PKS untuk mengusung pasangan Ahmad Kanedi – Dani Hamdani.
Sekretaris DPW PKS, Sujono, SP ditanya kabar PKS telah merapat ke Kanedi, menjawab secara diplomatis. “Semuanya masih dalam proses, saat ini masih dalam tahap pengusulan. Ada beberapa calon yang kami usulkan, salah satunya yang sering muncul di media,” kata Sujono, dilansir Rakyat Bengkulu (Sabtu, 19/5/2012).
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu, Alamsyah mengatakan, masih menunggu keputusan dari DPP PKS terkait calon yang diusung. “Wah informasi dari mana itu? Sejauh ini kami saja belum tahu. Sebab kami sifatnya masih menunggu keputusan dari DPP hitam diatas putih. Karena proses pengusungan balon masih dilakukan oleh DPP,” kata Alamsyah.
DPP PKS Koordinator Wilayah (Korwil) Bengkulu Junaidi mengatakan, DPP PKS belum mengambil keputusan tentang nama pasangan calon yang akan diusung pada Pilwakot Bengkulu. Dia mengakui, nama Ahmad Kanedi ikut masuk dalam rekomendasi yang diajukan DPW PKS.
“Saya juga sudah mendapat laporan tentang informasi itu dari Bengkulu. Maka saya langsung SMS kepada kawan-kawan PKS di Bengkulu untuk mengklarifikasi. Saya sudah tegaskan, belum ada keputusan apapun sampai saya pulang ke Indonesia. Jadi informasi yang beredar itu tidak benar. Karena saya adalah Korwil Bengkulu dan semua di bawah koordinasi saya,” tegas Junaidi.
Ditanya sejauh mana peluang pasangan Ahmad Kanedi – Dani Hamdani berpasangan, Junaidi mengatakan pihaknya justru masih menunggu hasil analisis pengurus DPD PKS Kota Bengkulu.
“Kalau ditanya peluang, namanya politik peluang itu tetap ada ya. Tapi saya katakan, kalau kita PKS, maunya kalau bisa kader kita calon nomor 1, ya kita mau calon nomor 1,” kata Junaidi.

3 BALON WALIKOTA PUNYA KEKAYAAN PULUHAN MILYAR


BENGKULU_ Bakal Calon Walikota Bengkulu Basri Muhammad, Edison Simbolon dan Emilia Puspita alias Ita Jamil memiliki harta kekayaan sebanyak puluhan miliar rupiah. Basri memiliki kekayaan Rp 30 miliar, Edison Rp 28 miliar, dan Ita Jamil Rp 25 miliar.
Selanjutnya, kekayaan balon walikota Ahmad Kanedi (Incumbent) Rp 6 miliar, Hakman Novi Rp 5 miliar, Firdaus Rosid, Rp 5 miliar, Helmi Hasan Rp 4 miliar, Leny John Latief Rp 4,5 miliar, Ridwan Marigo Rp 3 miliar, Hilman Azazi Rp 2 miliar, Dani Hamdani Rp 1,5 miliar dan H.M. Syamlan Rp 1,5 miliar. Demikian dilansir Rakyat Bengkulu (Jumat, 18/5/2012).
Kekayaan yang dimiliki Basri diantaranya kompleks kediamannya di Kebun Tebeng, lalu alat berat seperti bulldozer, excavator  berjumlah 15 unit, truk tronton 2 unit, kendaraan roda empat berjumlah 5 unit, tanah dan rumah lainnya. Sementara, kekayaan Edison diantaranya perkebunan sawit dan karet di Kabupaten Seluma seluas 200 hektare, perumahan, ruko, dan kendaraan roda dua dan empat.
Sedangkan kekayaan Ita Jamil diantaranya 4 unit mobil, 6 unit motor, asset quary beserta stone, lahan tanah 8 hektare di Desa Lubuk Gading Bengkulu Utara, produksi batu split, tanah 5.000 M2 di Jalan Hibrida raya, tanah seluas 40 X 150 M di samping Tropis Unihaz, tanah 40 X 80 M di depan Damri, rumah di Jakarta senilai Rp 1 miliar, cucian mobil hidrolik di Arga Makmur, alat berat bulldozer 2 unit, excavator 2 unit, dan 10 dump truk.

Guru Besar Universitas Bengkulu Lakukan Plagiat


Guru besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu berinisial R, ketahuan plagiat. Terkait hal tersebut, Rektor Unib yang juga Profesor Ilmu Pertanian Zainal Mukhtamar, Ph. D mengaku telah menindaklanjutinya dan melaporkannya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. “Tinggal menunggu sanksi yang akan diberikan oleh Menteri,” ujar Zainal, dilansir Rakyat Bengkulu dalam “Plagiat, Guru Besar Unib Tunggu Sanksi Menteri “, Jumat (27/4/2012, halaman 13).
Menurut Zainal, plagiat yang dilakukan R tegolong bukan berat. R bukan mengakui karya ilmiah orang lain sebagai karya ilmiahnya. Melainkan R hanya mengutip sebagian materi yang dituliskan pada modul atau semacam panduan yang dikeluarkan Departemen Pendidikan dan Nasional tanpa menyebutkan sumbernya. “Mengutip, tapi tidak menyebutkan referensinya. Secara moral, yang bersangkutan sudah bisa dikatakan telah disanksi,” kata Zainal.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi Bab VI Sanksi. Pasal 2 menyatakan, sanksi bagi dosen/peneliti/tenaga kependidikan yang terbukti melakukan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 11 ayat (6), secara berurutan dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat, terdiri atas:a. teguran; b. peringatan tertulis; c. penundaan pemberian hak dosen/peneliti/tenaga kependidikan; d. pencabutan hak untuk diusulkan sebagai guru besar/profesor/ahli peneliti utama bagi yang memenuhi syarat; e. pemberhentian dengan hormat dari status sebagai dosen/peneliti/tenaga kependidikan; f. pemberhentian dengan tidak hormat dari status dosen/peneliti/tenaga kependidikan; atau g. pembatalan ijazah yang diperoleh dari perguruan tinggi bersangkutan.
Lalu, pasal 3 menyatakan apabila dosen/peneliti/tenaga kependidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f, huruf g, dan huruf h menyandang sebutan guru besar/profesor/ahli peneliti utama, maka dosen/peneliti/tenaga kependidikan tersebut dijatuhi sanksi tambahan berupa pemberhentian dari jabatan guru besar/profesor/ahli peneliti utama oleh menteri atau pejabat yang berwenang atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah atau atas usul perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta. 

Sabtu, 18 Februari 2012

Literasi Media


LITERASI MEDIA : Kemampuan dalam mengkritik isi pesan media
Dari hasil kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di SEROJA, Sabtu,18 Februari 2012.Dapat Disimpulkan bahwa:
Media massa itu terdiri dari:
Ø  KORAN
Ø  TELEVISI
Ø  RADIO
Ø  MAJALAH
Konten yang perlu dikritisi dari Media:
Ø  GAMBAR
Ø  PENYAJIAN INFORMASI
Ø  PERILAKU USER MEDIA
Ø  PENAMPILAN BERITA OLEH MEDIA MASSA
Ø  SUDUT PANDANG MEDIA TERHADAP ISI BERITA
Ø  PESAN YANG SERING TIDAK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN TARGET SASARAN
Wujud media yang dibutuhkan remaja saat ini yaitu:
Ø  MEMENUHI KODE ETIK
Ø  SINGKAT, PADAT DAN JELAS (TERARAH, SISTEMATIS)
Ø  MENJAWAB PERSOALAN REMAJA
Ø  BERITANYA AKURAT
Ø  ADA RUBRIK KHUSUS UNTUK REMAJA
Ø  MENAMBAH WAWASAN REMAJA
Pelaku literasi Media (MENGKRITIK, MENYUARAKAN DAN MENYELEKSI MEDIA SEHAT)
Kriteria dalam literasi media :
Ø  GENERASI MUDA
Ø  ADA MEDIA TANDINGAN
Dari diskusi tersebut dapat disimpulkan bahwa:
Ø  MELAKUKAN LITERASI MEDIA
Ø  KENALI JENIS MEDIANYA
Ø  KENALI ISI PESAN MEDIA
Ø  IDENTIFIKASI MEDIA YANG “TIDAK SEHAT”
Ø  LAKUKAN AKSI BERSAMA (BERDISKUSI, MENYUARAKAN AKSI PENOLAKAN)

Dalam kegiatan literasi media tersebut ada suatu semboyan untuk menolak media media yang tidak sehat/tidak berkualitas yaitu:
“Tinggalkan Media Sampah”









Jumat, 17 Februari 2012

Danau Berair Darah Di Bengkulu

Warga Kota Pagaralam, Sematera Selatan, menemukan danau yang permukaan air berwarna merah seperti darah dengan luas enam hektare diperbatasan Provinsi Bengkulu atau sekitar bukit Raje Mandare.

Keberadaan danau ini juga baru dapat dijangkau membutuhkan waktu sekitar dua hari dengan berjalan kaki melewati kawasan hutan dan bukit Rimbacandi, Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Selatan.

“Kami bersama rombongan sebanya 21 orang termasuk dua para normal melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi dengan menelusuri tebing, hutan dan perbukitan selama dua hari baru sampai di lokasi danau merah tersebut,” kata Asmidi, warga setempat di Pagaralam.

Dikatakannya, letak danau itu di sekitar perbukitan Raje Mandare perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Provinsi Bengkulu yang terkenal dengan banyak tersimpan berbagai peninggalan bersejarah termasuk candi.

Menurut dia, daerah itu memang banyak hal yang aneh bisa ditemukan, bukan hanya ada danau dengan terlihat permukaan air berwarna merah, tapi juga ada lokasi menimbulkan aroma pandan bila malam hari.

“Namun anehnya meskipun dilihat dari permukaan berwarna merah, tapi ketika air diambil menggunakan tangan diangkat ke permukaan justru warnanya seperti biasa bening dan jernih,” kata dia.

Ia mengatakan, kemudian di daerah bukit Raje Mandare itu kondisi hutanya juga ada keanehan, untuk membedakan apakah daerah tersebut masih tanah Besemah atau bukan bisa dilihat dari pohon kayu.

“Jadi kalau pohon kayu miring ke arah Pagaralam artinya masih masuk wilayah tanah Besemah, sedangkan kalau masuk daerah Bengkulu ia akan berlawanan arah miringnya,” ungkap dia.

Kemudian di daerah itu, semua jenis burung dan hewan hutan yang ada cukup jinak, namun tidak boleh mengeluarkan suara atau berbicara supaya aneka hewan tersebut tidak lari, kata Asmidi.

“Ada hal lain yang kami temukan seperti kelabang raksasa ukuran lebar 30 centimeter dengan panjang 50 cm, burung raksasa dan kerbau yang telinganya ada sarang lebah atau tawon, namun demikian kami tidak tahu apa saja yang tersimpan di daerah bukit Raje Mandare itu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Senibudaya setempat, Syafrudin, mengatakan daerah Rimbacandi memang masih banyak menyimpan misteri hingga kini masih belum dapat terungkap termasuk keberadaan bukit Raje Mandare yang banyak memiliki peninggalan sejarah termasuk aset pariwisata alam.