Literasi Media

Rabu, 07 November 2012

Sejak kapan Manusia mengenal sistem abjad???


Manusia mengenal sistem abjad sekitar 5.000 tahun sebelum masehi. Ditemukannya tanah liat yang bertulis di Sumeria dan Mesopotamia, berbagai tulisan di kulit binatang dan batu arca serta alphabet Phunesia adalah beberapa contoh bahwa manusia telah mengenal sistem abjad .
Mendekati tahun 3.500 sebelum masehi manusia memiliki gagasan untuk mengembangkan serangkaian lambang sederhana yang dapat dipahami oleh kalangan luas, yaitu huruf. Huruf mewakili suara yang diucapkan dan dengan berbagai cara.
Sejarah tulisan sendiri merupakan salah satu dari proses pergantian dari penggunaan gambar ke penggunaan sederhana untuk menyatakan maksud yang lebih spesifik, lalu lambat laun gagasan penggunaan simbol huruf konsonan dan vokal muncul. Saat itu karakter yang dibutuhkan kurang lebih 100 dan sekarang kita hanya mempunyai 26 karakter saja
Manusia telah mengupayakan berbagai cara terbaik untuk dapat berkomunikasi lewat tulisan, melalui penggunaan berbagai perangkat dan media. Sejak masa prasejarah, lukisan dinding di gua ditorehkan dengan arang dan pictograph dibuat di atas kepingan tanah liat, hingga bangsa Mesir akhirnya menemukan kertas yang terbuat dari tanaman papyrus. Bangsa Cina memberi kontribusi yang penting dicatat yaitu pada tahun 105, dengan hadirnya Ts’ai Lun seorang ahli pembuat kertas. Sebelumnya mereka menulis di atas selembar katu dengan menggunakan pena bambu, baru pada abad ke 7 bangsa Cina menemukan teknik cetak timbul dengan menggunakan tinta.
Penemuan mesin cetak dengan sistem movable type pada tahun 1450 oleh Johann Gensfleisch Gutenberg dari Jerman, telah membawa banyak perubahan yang pesat dalam sejarah tipografi, terutama dalam teknik pencetakan, pengukuran serta produksi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar